| Potret penjual gultik di Blok M. jakarta. Foto : Dhilla Gladis Dwi Safina |
Narasimuda25.blogspot.com, Jakarta– Gulai Tikungan atau Gultik Blok M masih menjadi salah satu ikon kuliner malam di Jakarta Selatan yang tidak pernah sepi pengunjung. Berada di tikungan Jalan Bulungan, kawasan Blok M, deretan pedagang gultik setiap malam dipadati warga yang berburu kuliner kaki lima legendaris tersebut.
Para pedagang mulai membuka lapak sekitar pukul 19.00 WIB hingga dini hari. Menu yang disajikan terbilang sederhana, yakni seporsi nasi dengan irisan daging sapi tipis yang disiram kuah gulai berwarna kekuningan. Porsi yang relatif kecil justru menjadi ciri khas, sehingga banyak pengunjung memesan lebih dari satu porsi.
Dari sisi harga, satu porsi Gultik dibanderol dengan kisaran belasan ribu rupiah per porsi, sehingga masih tergolong terjangkau bagi berbagai kalangan. Selain gulai, sejumlah pedagang juga menyediakan sate pelengkap seperti sate telur puyuh, sate usus, hingga sate ati ampela.
Bagi warga Jakarta, Gultik tidak hanya sekadar makanan, tetapi juga menjadi bagian dari dinamika malam ibu kota. Aktivitas jual beli di atas trotoar, interaksi antara pedagang dan pembeli, serta suasana jalan yang hidup menciptakan pengalaman makan yang khas dan penuh nostalgia.
Di tengah menjamurnya kuliner modern di kawasan Blok M, Gultik tetap bertahan dengan cita rasa yang nyaris tak berubah sejak puluhan tahun lalu. Konsistensi rasa dan harga yang bersahabat membuat Gultik Blok M masih menjadi pilihan favorit masyarakat hingga kini.
